Minggu, 17 April 2011

Komputerisasi Lembaga Keuangan Perbankan




Aliran Keuangan Global
 
PENDAHULUAN
 
Stabilitas system keuangan merupakan salah satu indicator penting dalam perkembangan ekonomi nasional yang mengacu pada kestabilan institusi keuangan itu sendiri dan stabilitas pasar yang tergabung dalam system keuangan.sebagai masyarakat yang mempunyai uang lebih dan kekurangan akan mencari langkah yang efektif dalam mengatasi masalahnya masing – masing. Bagi yang mempunyai uang lebih, mereka akan mengambil tindakan yang tepat guna menyimpan atau menginvestasikan uang mereka dalam beberapa lembaga keuangan yang bersedia menerima investasi tersebut. Lembaga keuangan tersebut ada 2, yaitu lembaga keuangan bank dan non bank. Sedangkan yang deficit, pilihannya adalah dengan mengajukan kredit kepada lembaga keaungan non bank atau bank. Ini merupakan alternative bagi debitor dan kreditor dalam pengambilan keputusan. Aliran keungan Global adalah aliran atau perputaran uang secara umum atau mengglobal. Perputaran uang antar satu orang dengan yang lainnya. Awalnya belum ada lembaga yang mengatur perputaran uang di dunia. Orang yang memiliki uang lebih tidak dapat menyimpan uang pada lembaga yang disebut bank, tetapi mencari seseorang yang membutuhkan uangnya untuk dipergunakan. Itulah awal lahirnya lembaga keuangan perbankan.    

 
PEMBAHASAN 
 
Pada awalnya, A mempunyai surplus uang (+) sedangkan B minus (-). B ingin meminjam uang sebesar 10 juta pada A dengan bunga 6% tetapi A takut menanggung kerugian pada masa yang akan datang bila nantinya B mengalami koleps sebelum berhasil melunasi hutangnya. Saat itu adalah awal didirikannya bank untuk mempermudah orang yang kelebihan uang atau surplus untuk menyimpan uangnya dan mempermudah orang yang meminjam uang. Bank Siti terbentuk untuk mempertemukan A dan B. B meminjam uang pada bank Siti sebesar 10 juta dengan bunga 7%. A menabung pada Bank Siti dengan bunga 5%. Bank Siti menggunakan uang yang ditabung oleh A untuk dipinjamkan pada B dengan bunga 7%, dengan pembagian A mendapat 5% sedangkan selisihnya untuk Bank Siti. Bank Siti tidak bisa menanggung semua kerugian yang akan terjadi bila suatu hari B mengalami koleps. Untuk itu Bank Siti bekerjasama dengan asuransi XYZ untuk menanggung kerugian yang akan terjadi sebesar 10 juta. Asuransi XYZ tidak sanggup menanggung kerugian sebesar 10 juta, untuk itu asuransi XYZ bekerjasama dengan asuransi KLM yang biasa disebut Reasuransi. Asuransi XYZ hanya mampu menanggung 2,5 juta dan sisanya ditanggung asuransi KLM. Asuransi KLM merasa tidak mampu untuk menanggung dana sebesar 7,5 juta bila B mengalami koleps. Asuransi KLM hanya mampu menanggung 3 juta, sehingga asuransi KLM bekerjasama dengan asuransi DEF, kerjasama ini biasa disebut dengan Refrocussi. Asuransi DEF menyanggupi untuk menanggung dana 4,5 juta. Asuransi DEF tidak hanya diam dan mencari akal bagaimana bisa mendanai dana sebesar 4,5 juta jika B mengalami koleps. Asuransi DEF membuat PT ZKY yang bergerak dibidang saham. saham dan obligasi terdapat di bursa efek, di Indonesia disebut Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham menghasilkan bunga yang disebut deviden, jika saham yang dimiliki pada suatu perusahaan menghasilkan laba; sedangkan jika harga sahamnya naik dan pemilik saham menjual sahamnya pada orang lain disebut capital gain. Selain saham, BEI juga menghasilkan produk yang disebut obligasi atau surat hutang, yang menghasilkan diskonto. PT ZKY mempunyai CLBK yang berada dalam BEI. CLBK bertugas mengawasi pergerakan saham dan jual beli saham yang ada pada BEI. Bank Siti menjual sahamnya pada BEI. CLBK mengetahui adanya saham Bank Siti di BEI, dan memberikan informasi pada PT ZKY. PT ZKY langsung membeli saham Bank Siti di BEI. Karena PT ZKY memiliki saham pada Bank Siti, PT ZKY merubah manajemen di Bank Siti. Yang awalnya Bank siti hanya bergerak pada menabung dan pinjaman uang, kini PT ZKY merubah sehingga Bank Siti juga melayani lainnya dan mempermudah penarikan uang. PT ZKY bekerjasama dengan IN FOP penghasil kartu plastik. PT ZKY dan IN FOP bekerjasama untuk membuat kartu kredit untuk nasabah Bank Siti sehingga mudah untuk melakukan transaksi perbankkan.    

PENUTUP
Di dalam suatu Negara tergantung pada baik atau buruknya lembaga keuangan yang ada di Negara tersebut. Semakin banyaknya lembaga keuangan itu ada akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas dari masing – masing perusahaan agar dapat mendapatkan pangsa pasar dalam mencapai tujuan perusahaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
Baik, manis, selebihnya nilai ajh sendiri