Selasa, 25 Mei 2010

KEADAAN LINGKUNGAN SEKITAR


Dilingkungan tempat tinggal saya sangat strategis tepatnya diperumahan Pondok Tanah Mas. Tumbuhan tanaman sangat hijau sehingga cukup asri.. Masyarakatnya sangat bersosialisasi, ada sedikit kemungkinan masyarakat hidup yang mementingkan kepentingan pribadi dari pada kepentingan sosial (bersama). Namun pada dasarnya masyarakat disekitarku selalu kompak dalam segala hal, tetapi semua tergantung pimpinannya. Apakah pemimpin peduli terhadap kesejahteraan / tidak ? Di perumahan pondok tanah mas ini warganya cukup makmur dan rukun sejahtera. Kebanyakan penduduk setempat bermata pencarian yang beraneka ragam sesuai dalam bidang penghasilannya seperti pegawai negeri maupun wiraswasta. Keamanan dilingkungan sekitar daerah ini tidak perlu diragukan lagi dikarenakan aman terjaga dengan hansip yang berpengalaman.

Adapun salah satu yang menjadi masalah dilingkungan ini adalah sampah yang menumpuk berhari-hari di tong sampah karena para petugas yang malas membiarkan sehingga sampah yang menumpuk tidak tertampung lagi. Hal ini akan berakibat menimbulkan bau busuk yang tak sedap akan mempengaruhi pencemaran udara.

Dalam masalah lingkungan ini tidak hanya terjadi dilingkungan rumah sekitar saja tetapi terjadi diseluruh kompleks perumahan, sehingga banyak warga yang komplen  dan merasa terganggu adanya sampah yang menumpuk dan mengganggu kesehatan.

Solusi untuk mengatasinya seharusnya yang dilakukan para petugas kebersihan sampah harus aktif dalam mengambil sampah tiap harinya agar sampah yang diambil itu tidak terlalu banyak dan ringan untuk dibawa ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir).  Apabila ada petugas kebersihan sampah yang tidak mampu bekerja lagi harap melaporkan diri kepada ketua RT dan RW sekitar dan seharusnya ketua RT dan RW siap untuk mencari pengganti untuk petugas kebersihan sampah, demi kelancaran dan ketertiban masyarakat dilingkungan sekitar. walaupun akhir-akhir ini gaji / upah sering dipermasalahkan karena dengan biaya ekonomi yang tinggi, pendapatan pun harus tinggi tetapi berhubung gaji / upahnya kecil para petugas kebersihan sampah pun merasa malas untuk bekerja. Dengan ini masyarakat sekitar seharusnya punya inisiatif agar para petugas kebersihan sampah itu bisa bekerja dengan rajin. Misalnya : dengan meningkatkan gaji / upah kepada petugas kebersihan sampah, karena gaji / upah tersebut berasal dari dana masyarakat lingkungan sekitar yang setiap bulannya diadakan iuran kolektif bersama. Para warga masyarakat dapat musyawarah untuk mempersoalkan gaji / upah petugas kebersihan sampah untuk dinaikan atas persetujuan bersama. Apabila masyarakat patuh pada peraturan keamanan lingkungan sekitar, akan terjaga dengan baik. Warga masyarakat sekitar harus saling mendukung akan adanya kebersihan dan kesehatan dalam lingkungan sekitar agar terciptanya lingkungan yang bersih, damai, rukun dan sejahtera. Sehingga warga masyarakat sekitar lebih merasa nyaman dan harmonis.
      
Mari Cintailah Lingkungan Sekitar :-)
   

Sabtu, 10 April 2010

Cinta Pertama

Kau kenangan paling indah dihatiku hanya ada kamu meski tak mungkin bagiku kau cinta terakhirku karena pantang bagiku merebut kau darinya, pergi saja bayanganmu yang selalu mengganggu didalam kehidupan.
Tuhan bantulah aku melupakan dirinya, cinta apa didalam hatiku... takan mudah ku lukiskan hancurnya hatiku mengingatnya... cinta apa didalam hatiku... mengapa harus dirimu, apakah karena engkau cinta pertamaku...

Terpejam aku sadari semua, membayangkan hidupku bila tanpamu ku hancur, langkahku seorang manusia penuh cobaan, tanpamu aku tak mungkin jalani hari indah, tak mungkin kaki berpijak pasti... karena ku tahu diriku tak sempurna, tanpamu mungkin hati cacat dan jiwa, tuntun aku dalam cinta yaaaa ALLAH... mahamu segalanya...  

Selasa, 06 April 2010

OTONOMI DAERAH



Otonomi daerah adalah kewenangan daerah otonom untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. wewenang/kekuasaan pada suatu wilayah/daerah yang mengatur dan mengelola untuk kepentingan 
wilayah/daerah masyarakat itu sendiri mulai dari ekonomi, politik, dan pengaturan perimbangan keuangan termasuk pengaturan sosial, budaya, dan ideologi yang sesuai dengan tradisi adat istiadat daerah lingkungannya.

Pelaksanaan otonomi daerah dipengaruhi oleh faktor-faktor yang meliputi kemampuan si pelaksana, kemampuan dalam keuangan, ketersediaan alat dan bahan, dan kemampuan dalam berorganisasi. Otonomi daerah tidak mencakup bidang-bidang tertentu, seperti politik luar negeri, pertahanan keamanan, peradilan, moneter, fiskal,dan agama. Bidang-bidang tersebut tetap menjadi urusan pemerintah pusat. Pelaksanaan
otonomi daerah berdasar pada prinsip demokrasi, keadilan, pemerataan, dan keanekaragaman.

Kebijakan otonomi daerah, telah diletakkan dasar-dasarnya sejak jauh sebelum terjadinya krisis nasional yang diikuti dengan gelombang reformasi besar-besaran di tanah air. Namun, perumusan kebijakan otonomi daerah itu masih bersifat setengah-setengah dan dilakukan tahap demi tahap yang sangat lamban. Setelah terjadinya reformasi yang disertai pula oleh gemlobang tuntutan ketidakpuasan masyarakat di berbagai daerah mengenai pola hubungan antara pusat dan daerah yang dirasakan tidak adil, maka tidak ada jalan lain bagi kita kecuali mempercepat pelaksanaan kebijakan otonomi daerah itu, dan bahkan dengan skala yang sangat luas yang diletakkan di atas landasan konstitusional dan operasional.

Sekarang, berdasarkan ketentuan UUD 1945 yang telah diperbarui, Ketetapan MPR dan UU, sistem pemerintahan kita telah memberikan keleluasaan yang sangat luas kepada daerah untuk menyelenggarakan otonomi daerah. Penyelenggaraan otonomi daerah menekankan pentingnya prinsip-prinsip demokrasi, peningkatan peranserta masyarakat, dan pemerataan keadilan dengan memperhitungkan berbagai aspek yang  berkenaan dengan potensi dan keanekaragaman antar daerah. Pelaksanaan otonomi daerah ini dianggap sangat penting, karena tantangan perkembangan lokal, nasional, regional, dan internasional di berbagai bidang ekonomi, politik dan kebudayaan terus meningkat dan mengharuskan diselenggarakannya otonomi daerah yang luas, nyata dan bertanggungjawab kepada daerah secara proporsional. Pelaksanaan otonomi daerah itu diwujudkan dengan pengaturan, pembagian, dan pemanfaatan sumberdaya masing-masing serta perimbangan keuangan pusat dan daerah, sesuai prinsip-prinsip demokrasi, peranserta masyarakat, pemerataan dan keadilan, serta potensi dan keanekaragaman antar daerah.




Minggu, 04 April 2010

Indahnya Dirimu

Mengenang mu menghilangkan sedikit gundah dan syahdu dihati ku
Memandang keagunganmu adalah kesempurnaan cinta dihatiku
Andai kau tahu apa yang kurasa
Mungkin kau akan tau betapa kau ku rasa dan ku agungkan
Bukan ku agungkan kau sebagai Tuhan...
Melainkan ku agungkan kau sebagai mahluk tuhan yang sempurna,
Terindah yang pantas ku agungkan...

Selasa, 23 Maret 2010

KETAHANAN NASIONAL DI INDONESIA



Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan ketahanan nasional yang mencakup aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan, sehingga ketahanan nasional adalah kondisi yang harus dimiliki dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam wadah NKRI yang dilandasi  oleh landasan idiil Pancasila, landasan konstitusional UUD 1945, dan landasan Wawasan Nasional. Utnuk mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional diperlukan kesadaran setiap warga negara Indonesia, yaitu :

1.    Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang berupa keuletan dan ketangguhan yang tidak mengenal menyerah yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala ancaman, gangguan, tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam, untuk menjamin identitas, integritas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional.
2.     Sadar dan peduli terhadap pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan, sehingga setiap warga negara Indonesia baik secara individu maupun kelompok dapat mengeliminir pengaruh tersebut, karena bangsa Indonesia cinta damai  akan tetapi lebih cinta kemerdekaan. Hal itu tercermin akan adanya kesadaran bela negara dan cinta tanah air.

Apabila setiap warga negara  Indonesia memiliki semangat perjuangan bangsa dan sadar  serta peduli terhadap pengaruh yang timbul dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta pengaruh-pengaruh tersebut, maka akan tercermin keberhasilan ketahanan nasional Indonesia. Untuk mewujudkan ketahanan nasional diperlukan suatu kebijakan umum dari pengambil kebijakan yang disebut Politik dan Strategi Nasional.

Kamis, 18 Maret 2010

CINTA DAN RASA

Puisi !!!         
Aku mencintai masa laluku
Aku mencintai cinta pertamaku
Segenggam cinta yang tak pernah tersampaikan
Segenggam rindu yang tak pernah terselesaikan
Aku mencintai imajinasiku
Tempat kemana aku lari
Saat harapan tak pernah mati
Saat cinta mungkin abadi
Saat cinta biasa sejati

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
Baik, manis, selebihnya nilai ajh sendiri